Pendahuluan Fosil

Apakah fosil itu ?

Fosil adalah bukti yang terawetkan dari tumbuhan atau hewan yang pernah hidup. Arti kata “fosil” adalah “menggali keluar dari dalam tanah”, dan kebanyakan fosil ditemukan terawetkan dalam lapisan-lapisan batuan. Fosil yang paling umum adalah kerangka yang tersisa seperti cangkang, gigi, dan tulang. Fosil jaringan lunak sangat jarang ditemukan.

Di mana fosil ditemukan ?

Kebanyakan fosil ditemukan dalam batuan endapan (sedimen) yang permukaannya terbuka. Batu karang yang mengandung banyak fosil disebut fosiliferus. Batuan fosiliferus yang paling umum adalah,

  1. Batu Kapur
  2. Batu Pasir
  3. Batu Tulis

Tipe-tipe fosil yang terkandung di dalam batuan tergantung dari tipe lingkungan tempat sedimen secara ilmiah terendapkan. Sedimen laut, dari garis pantai dan laut dangkal, biasanya mengandung paling banyak fosil.

Bagaimana fosil terbentuk ?

Fosil terbentuk dari proses penghancuran peninggalan organism yang pernah hidup. Hal ini sering terjadi ketika tumbuhan atau hewan terkubur dalam kondisi lingkungan yang bebas oksigen. Fosil yang ada jarang terawetkan dalam bentuk yang asli. Dalam beberapa kasus, kandungan mineralnya berubah secara kimiawi, atau sisa-sisanya terlarut semua sehingga digantikan dengan cetakan.

Secara ilmiah, fosil dapat terbentuk melalui beberapa cara yaitu,

  1. Fosiliasasi di Laut
  2. Fosilisasi di Daratan

Selain itu, karena adanya Danau Aspal, fosil juga bida terbentuk.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s