Sejarah Perkembangan Seni Kriya dan Peninggalannya

Zaman Batu Tua

Budaya zaman batu tua (Palaeolithikum) merupakan bentuk kebudayaan tertua di Indonesia yang lahir dari komunitas manusia purba. Contoh peninggalannya antara lain chooper yang ditemukan di Pacitan, flakes yang ditemukan di Ngandong, serta peralatan dari tulang yang ditemukan di sekitar Ngandong dan Sidoarjo. Benda-benda yang dihasilkan tersebut bentuknya masih kasar (masih seperti bentuk aslinya, misalnya batu).

Zaman Batu Tengah

Budaya zaman batu tengah (mesolithikum) merupakan bentuk kebudayaan yang dihasilkan oleh manusia purba(umumnya telah memiliki akal dan sanggup untuk menuangkan dan mengekspresikan ide yang ada) yang bentuknya sudah mulai memperhatikan nilai estetika. Contoh peninggalan pada zaman kebudayaan ini antara lain benda-benda pakai seperti wadah, tembikar, perhiasan, serta berbagai bentuk kapak persegi dan kapak lonjong.

Zaman Batu Besar

Budaya zaman batu besar (megalithikum) merupakan bentuk kebudayaan manusia purba yang bahannya berasal dari batu-batu besar. Contoh peninggalannya adalah menhir, punden berundak, dan waruga.

Zaman Perundagian

Budaya perundagian atau budaya logam ( logam disini diartikan dengan perunggu, emas dan besi, karena di Indonesia tidak dilewati oleh kebudayaan tembaga) adalah jenis kebudayaan dari masyarakat pra-sejarah yang menggunakan logam dalam pembuatan benda-benda dan seni kriya untuk melengkapi kebutuhan hidupnya. Kebudayaan ini diperkirakan mulai berkembang sekitar 500 SM. Contoh peninggalan pada zaman perundagian yang dapat kita temui antara lain kapak corong, candrasa, nekara, moko, topeng emas, serta bejana.

Zaman Kerajaan Hindu-Budha

Budaya zaman kerajaan Hindu-Budha di Indonesia sebagian besar dipengaruhi oleh kedatangan para pedagang-pedagang dari wilayah Persia, Gujarat, dan India. Kedatangan para pedagang tersebut mengakibatkan adanya akulturasi pada kebudayaan asli Indonesia. Contohnya dapat dilihat dari peralatan rumah tangga pada zaman kerajaan Hindu-Budha yang dihiasi ornamen-ornamen yang berupa stilasi (penggayaan) tumbuhan, bunga, kala, dan naga dalam bentuk yang bervariasi.

Zaman Kerajaan Islam

Budaya zaman kerajaan Islam di Indonesia lebih dipengaruhi oleh para pedagang dan pemuka agama (ulama) yang berasal dari Gujarat. Contoh kebudayaan yang masi dapat kita jumpai di masa sekarang adalah bentuk arsitektur-arsitektur masjid, wayang kulit, dan lukisan-lukisan yang bertuliskan huruf/aksara Arab.

Zaman Modern

Bentuk budaya modern adalah segala sesuatu yang dapat kita temui di masa sekarang ini. Masyarakat telah mengenal dan mengembangan seluruh kebudayaan yang ada pada masa lalu. Masyarakat telah mengenal modernisasi, sehingga seluruh pengerjaan pembuatan benda-benda kriya tidak hanya menggunakan tangan, tetapi juga telah menggunakan alat/mesin. Contohnya dalam pembuatan batik, masyarakat telah mengenal teknik pembuatan dengan cara cap ataupun dengan sablon printing. Pembuatan gerabah, keramik, dan guci pun telah menggunakan cetakan-cetakan yang terbuat dari besi. Sehingga dapat disimpulkan bahwa masyarakat sekarang telah dapat memadukan dan mengembangkan segala kebudayaan yang ada untuk menunjang pembuatan seni kriya yang ada.

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s