Masa Paleozoikum – Zaman Kambrium

Masa Paleozoikum dibagi menjadi 2 bagian besar yaitu Paleozoikum Bawah yang meliputi Zaman Kambrium, Zaman Ordovisium, Zaman Silur; dan Paleozoikum Atas yang meliputi Zaman Devon, Zaman Karbon, dan Zaman Perm.

b

Zaman Kambrium

Nama Kambrium berasal dari kata cambria yang merupakan nama Latin untuk Wales. Nama ini diusulkan untuk pertama kalinya oleh seorang ahli geologi Inggris Adam Sedgwick pada tahun 1935. Sebagai daerah tipe dari Sistem Kambrium ini terdapat di daerah Wales, Sistem Kambrium ini merupakan sistem yang tertua yang mengandung banyak fosil terletak tidak selaras di atas Sistem Pra-Kambrium yang kebanyakan terdiri dari batuan metamorf.

Sifat Batuan Kambrium

Sistem Kambrium terbentuk baik dalam geosinklin maupun dalam cekungan Kraton, dengan demikian maka keseluruhannya berkembang sebagai batuan sedimen. Yang khas untuk sistem ini dijumpainya fosil yang melimpah di mana hal ini tidak pernah dijumpai pada sistem yang lebih tua yaitu Sistem Pra-Kambrium.

Umur Batuan Kambrium

Batuan Kambrium terletak tidak selaras di atas batuan Pra-Kambrium yang berumur 4.500 juta tahun. Sifat fisikyang nyata ialah bahwa batuan Pra-Kambrium sudah terlipat dan termetamorfkan sangat kuat sedang batuan Kambrium walaupun sudah mengalami perlipatan tetapi belum mengalami metamorfosa. Dengan demikian maka batuan Kambrium terbentuk jauh sesudah selesai pembentukan batuan Pra-Kambrium. Umur batuan Kambrium lebih kurang 600-500 juta tahun.

Kesan Kehidupan Selama Kambrium

Pada endapan Kambrium dijumpai banyak fosil, sehingga memberikan gambaran yang lebih lengkap mengenai kehidupan selama Kambrium. Kehidupan pada saat itu masih terbatas pada lingkungan air, terutama kehidupan  laut. Di antara jenis kehidupan yang memegang peranan penting antara lain

  • Archeocyatha

Golongan ini termasuk Filum Porifera, hidup dalam lingkungan laut. Meskipun hidupnya tidak membentuk koloni yang cukup besar, tetapi merupakan pembentuk endapan gamping yang cukup tebal teutama khas untuk Zaman Kambrium.

Batu gamping yang mengandung fosil dari jenis ini banyak dijumpai di California, New York, Quebeq, Labrador, New Foundland, Siberia, Tiongkok, Sardinia, Spanyol, Australia, dan Antartika.

Di Australia binatang ini pada Zaman Kambrium telah membentuk terumbupenghalang sebanyak 600 meter dengan tebal 70 m, yang letaknya sejajar dengan pantai timur Australia sekarang.

  • Trilobita 

golongan ini termasuk Filum Arthropoda dan merupakan fosil penunjuk terpenting untuk Kambrium. Perkembangannya sangat khas sehingga didasarkan atas fosil ini Kambrium dibagi menjadi 3 kala yaitu Kambrium Bawah, Kambrium Tengah, dan Kambrium Atas.

  1. Kambrium Bawah, kehidupan masih bersifat kosmopolit  artinya binatang tersebut masih terdapat dimana-mana di dunia, sedang Trilobita diwakili oleh Olenellus thompsoni, Bathynotus holopyga, Eudiscus speciosus.
  2. Kambrium Tegah, dicirikan oleh Bathyriscus rotundatus, Albertella helena, Agnostus interstrictus, Paradoxides harlani, Olenoides curticei. Di samping itu pada Kambrium Tengah sudah mulai dikenal adanya daerah fauna yaitu daerah yang dicirikan oleh kumpulan kehidupan tertentu. Daerah fauna tersebut ialah daerah fauna Atlantik dengan Paradoxides sebagai penciri dan daerah fauna Pasifik dengan Olenoides, Bathyuriscus, dan Dorypyge sebagai penciri.
  3. Kambrium Atas, dicirikan oleh Dikelocephalus minesotensis, Tricrepicephalus texanus, sedang Olenus sebagai penciri daerah fauna Atlantik dan Dikelocephalus sebagai penciri daerah fauna Pasifik.
  • Brachiopoda dan Mollusca

Sejak masa Kambrium, kedua jenis fauna tersebut menjadi pemegang peranan penting dan terus berkembang hingga sekarang. Kedua golongan binatang tersebut khas untuk daerah tropis. Di samping itu golongan Cgaetopoda antara lain Ottia prolifica, Canadia spinosa, Canadia setigera banyak dijumpai pada Kambrium Tengah.

Pelamparan Batuan Kambrium

Batuan Kambrium terbentuk baik dalam geosinklin maupun Kraton ataupun dalam epikontinen. Dengan demikian maka endapan Kambrium keseluruhannya berkembang sebagai batuan sedimen. Batuan Kambrium antara lain dijumpai di :

  • Daerah Geosinkin di Eropa, meliputi
  1. Geosinklin Caledonia dengan pelamparan mulai dari Laut Es Utara sepanjang Norwegia, pulau-pulau Hebrida, Skotlandia, dan Wales.
  2. Geosinklin Tethys, yang merupakan terusan dari geosinklin Caledonia yang melalui Bretagne dan Normandia
  3. Geosinklin Mediterania, yang merupakan terusan dari geosinklin Tethys dengan batas selatan diperkirakan di utara Sahara. Melampar melalui Perancis Tengah, Jerman Tengah hingga Silesia dan Bohemia. Di samping itu di daerah Ardena, Belgia, Maroko, Spanyol, dan Sardinia juga telah ditemui adanya endapan dari geosinklin tersebut.

Di tempat-tempat tersebut endapan Kambrium yang rata-rata mencapai tebal tidak kurang dari 4.000 meter.

  1. Kambrium Bawah tersusun dari kwarsit, graywacke, dan sabak yang tidak mengandung fosil yang mungkin sebagian diendapkan dalam lingkungan darat, sedang di bagian atas dijumpai fosil Obolella yang termasuk dalam Filum Brachiopoda
  2. Kambrium tengah terdiri dari sabak yang semula merupakan endapan laut
  3. Kambrium Atas terdiri dari batu pasir yang mengandung fosil Lingula yang termasuk Filum Brachiopoda.

Di Norwegia terutama terdiri dari batuan metamorf antara lain sabak yang dikenal sebagai sabak Roros, makin ke timur metamorfosenya makin berkurang sehingga akhrinya merupakan batuan yang berfosil. Bagian bawah bersambung dengan fillit yang termasuk pada Pra-Kambrium.

Di Bohemia endapan Kambrium berkembang dengan baik. Kambrium bawah merupakan endapan darat dengan konglomerat polimik, graywacke, dan kwarsit. Sedangkan Kambrium Tengah dan Kambrium Atas merupakan endapan laut dengan fosil yang terawetkan sangat baik. Di samping itu pada Kambrium Atas banyak kegiatan volkanisme. Di Geosinklin Mediterania bagian selatan terdapat banyak kegiatan volkanisme dengan lelehan yang bersifat basa, di samping itu berkembang pula batu gamping Archeocyathus.

Daerah geosinklin di Asia; Perisai Fenoskandia-Rusia di sebelah timur dibatasi oleh Geosinklin Ural yang melampar dari Geosinklin Mediterania ke utara. Geosinklin Mediterania ini bersambung dengan Geosinklin Paleokataisia yang melampar melalui Tibet sepanjang pantai timur Tiongkok hingga Peking. Pada geosinklin ini terjadi endapan batugamping Archeocyathus yang tebalnya sampai 1.000 meter.

Di India di daerah Punjab dijumpai endapan Kambrium yang terlipat dan tersesarkan hingga menjadi lipatan yang tertutup. Di Utara Pegunungan Range di lembah Sungai Spiti terdapat pula lapisan endapan Kambrium yang merupakan endapan laut.

Di daerah geosinklin di Amerika; sepanjang tepi timur Amerika Utara dan Kanada melampar Geosinklin Appalachia yang terpisahkan oleh lengkungan pulau-pulau dari Samudra Atlantik. Dalam geosinklin ini diendapkan sedimen klastik yang tebalnya mencapai 4.000 m. Sepanjang tepi barat Amerika Utara melampar Geosinklin Rocky Mountains atau Geosinklin Cordillera dengan endapan batugamping Archeocyathus sebagai ciri utama, sedangkan di daerah Pegunungan Rocky Kanada ditemukan serpih, lemoung yang kaya akan fosil fauna.

Suatu ciri yang khas untuk endapan Kambrium di Amerika adalah tidak dijumpainya batuan volkanik, seperti halnya endapan Kambrium di Eropa yang selalu diikuti dengan endapan volkanik.

Pembagian Kambrium menjadi kala-kala di Amerika Utara sebagai berikut :

  • Kambrium Bawah = Georgian
  • Kambrium Tengah = Acadian
  • Kambrium Atas = Postdamian

Batuan Kambrium di Indonesia

Di Indonesia sampai sekarang belum ditemukan endapan yang berumur Kambrium. Apabila ada kemungkinan akan dijumpai di daerah yang berdekatan dengan tempat terdapat endapan Pra-Kambrium, kemungkinan di daerah Irian.

About these ads

2 thoughts on “Masa Paleozoikum – Zaman Kambrium

  1. amara mengatakan:

    aku suka, trimaksih

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s